Plane Flight - Midjourney Generative AI Art
/

Sering bepergian meningkatkan kebahagiaan, menurut studi baru

Bagaimana formula bepergian lebih banyak membawa kebahagiaan?

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal "Tourism Analysis" menemukan bahwa sering bepergian memiliki dampak positif pada kebahagiaan seseorang. Studi yang dipimpin oleh para peneliti di Universitas Negeri Washington ini menyelidiki hubungan antara frekuensi perjalanan dan kepuasan hidup secara keseluruhan. Hasil penelitian ini dapat memiliki implikasi penting bagi individu dan organisasi.

Bali -Midjourney Generative AI Art
Kredit: Dihasilkan oleh Midjourney

Metode untuk kebahagiaan

Penelitian ini mensurvei 500 orang dewasa Taiwan dan mengumpulkan data mengenai kebiasaan bepergian dan kepuasan hidup mereka. Para peserta diminta untuk menilai kepuasan hidup mereka secara keseluruhan dalam skala 1 sampai 10 dan menunjukkan seberapa sering mereka bepergian dalam setahun terakhir. Para peneliti juga mengumpulkan informasi demografis, termasuk usia, jenis kelamin, pendapatan, dan tingkat pendidikan.

Temuan untuk meraih kebahagiaan

Para peneliti menemukan hubungan yang kuat antara frekuensi perjalanan dan kepuasan hidup secara keseluruhan. Partisipan yang lebih sering bepergian lebih bahagia, dengan peningkatan 7% dalam kepuasan hidup secara keseluruhan dibandingkan dengan mereka yang lebih jarang bepergian.

Studi ini menemukan bahwa hubungan antara perjalanan dan kebahagiaan tetap berlaku terlepas dari faktor demografis seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, dan tingkat pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa sering bepergian memiliki potensi untuk meningkatkan kebahagiaan bagi individu dari semua lapisan masyarakat.

Penelitian ini juga menyelidiki hubungan antara frekuensi perjalanan dan jenis perjalanan tertentu, seperti perjalanan domestik dan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua jenis perjalanan tersebut memiliki dampak positif terhadap kebahagiaan, tetapi perjalanan internasional ternyata memiliki dampak yang sedikit lebih kuat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua jenis perjalanan, baik domestik maupun internasional, memiliki potensi untuk meningkatkan kebahagiaan. Perlu dicatat bahwa perjalanan internasional dan kegiatan terkait, seperti tur mobil salju, mungkin memiliki dampak yang sedikit lebih kuat, kemungkinan karena kebaruan dan kegembiraan mengunjungi tempat-tempat baru dan merasakan budaya yang berbeda.

Digital Nomad dan kebijakan organisasi

Untuk memanfaatkan perjalanan di lingkungan perusahaan, kelas pekerja baru yang dikenal sebagai digital nomad (pengembara digital) telah muncul. Para pengembara digital ini bekerja dari jarak jauh, sering kali bepergian ke berbagai lokasi di seluruh dunia dengan tetap mempertahankan tanggung jawab pekerjaan mereka. Gaya hidup ini semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan generasi milenial yang memprioritaskan keseimbangan antara kehidupan kerja dan pengalaman daripada jalur karier tradisional.

Akibatnya, banyak perusahaan harus mengubah kebijakan organisasi mereka untuk menarik para digital nomaden. Pengaturan kerja yang fleksibel, seperti kerja jarak jauh dan jadwal yang fleksibel, telah menjadi lebih umum, terutama di industri digital. Hal ini membuat karyawan memiliki kendali lebih besar atas keseimbangan kehidupan kerja dan membuka peluang untuk sering bepergian tanpa mengorbankan karir mereka.

Organisasi juga mulai menyadari manfaat dari pengaturan kerja yang fleksibel bagi karyawan dan perusahaan. Kebijakan-kebijakan ini dapat meningkatkan kepuasan dan produktivitas karyawan, mengurangi perputaran kerja dan ketidakhadiran, serta menurunkan biaya overhead yang terkait dengan pemeliharaan kantor fisik. Dengan menawarkan pengaturan kerja yang fleksibel, perusahaan dapat menarik dan mempertahankan talenta terbaik, termasuk para digital nomaden yang menghargai kebebasan dan fleksibilitas.

Namun, penting bagi organisasi untuk menyeimbangkan antara memberikan kebijakan yang fleksibel dan menjaga produktivitas dan kinerja. Meskipun sering bepergian dapat memberikan dampak positif terhadap kebahagiaan dan kepuasan kerja, namun hal ini juga dapat menyebabkan berkurangnya produktivitas dan terlewatnya tenggat waktu jika tidak dikelola secara efektif. Oleh karena itu, organisasi harus menetapkan ekspektasi dan panduan yang jelas untuk pekerjaan dan perjalanan jarak jauh untuk memastikan bahwa pekerjaan diselesaikan secara efisien dan efektif.

Menyeimbangkan perjalanan dan kebahagiaan pasca-covid

Studi ini berkontribusi pada semakin banyaknya bukti yang menunjukkan bahwa perjalanan dapat memberikan dampak positif pada kepuasan hidup secara keseluruhan. Karena pandemi COVID-19, banyak orang tidak dapat melakukan perjalanan sebanyak yang mereka inginkan. Temuan ini menyoroti pentingnya perjalanan untuk kebahagiaan dan kesejahteraan secara keseluruhan, dan menggarisbawahi perlunya kebijakan yang mendukung dan mendorong perjalanan di masa depan.

Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting bagi individu dan organisasi. Bagi individu, penelitian ini menyoroti pentingnya menjadikan perjalanan sebagai prioritas, baik untuk liburan maupun bekerja. Dan bagi organisasi, penelitian ini menunjukkan bahwa mendorong dan mendukung perjalanan, baik melalui cuti berbayar atau insentif lainnya, dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan dan kebahagiaan karyawan.

Selain publikasi yang telah diterbitkan, kami ingin memperluas kesempatan untuk memberdayakan organisasi dalam mendorong peluang bagi para digital nomaden. Hal ini akan menciptakan keseimbangan yang berkelanjutan antara perjalanan dan pekerjaan.

πŸ”¬πŸ§«πŸ§ͺπŸ”πŸ€“πŸ‘©β€πŸ”¬πŸ¦ πŸ”­πŸ“š

Referensi jurnal

Chen, C. C., Petrick, J., & Zou, S. (2021). Would You Be More Satisfied with Your Life If You Travel More Frequently? Tourism Analysis, 26(1). https://doi.org/10.3727/108354220X16072200013427